aqu coba mengonsumsi ALKOHOL (minuman keras) dan NARKOBA..
agar duniaku terasa lebih baex dan nyaman...
aku ingin ga seperti nech, tpi keadaanlah yang membuatku seperti nech..
aqu ingin lebih dekat dengan tuhan.. tetapi, GANJA membuatku seolah" telah mencapai hal ntu...
waktu aqu merokok,, aku merasa keren.. waktu aqu minum,, orang" menyukaiku...
berbagi NARKOBA berarti aqu mndapatkan teman... (setidaknya untuk sementara)
aqu jadi selalu riang, aqu enak d'ajak gaul,(itu pasti)
aqu melakukan ntu semua karna takut orang ga bakal suka akan diriku yang sebenarnya..
yang cengeng akan Cinta......
aqu sebenarnya ga sesantai saat aqu meroko..
dan ga seliar saat aqu minum"an keras...
aqu ga pernah membiarkan cewe ngeliat diriku yang sebenarnya..
dalam hal nech..!! peranku cuma teman bersenang"..
dan aqu menyenangkan dan bebas..
aqu memainkan peran yang ku pikir mereka sukai..
peran yang ku pikir akan membuat teman" akan suka pada diriku..
aqu menyenangkan dan ga kenal tanggung jawab...
tapi hal ntu ga benar..
aqu merasa hampa,, dan ga menyukai diriku sendiri..
aqu bersembunyi dari diriku sendiri..
Kamis, 15 November 2012
Minggu, 04 November 2012
Selamat Tinggal Cinta
-omong kosong ,semua sampah, semua biadab, semua brengsek-apa kamu memang di ciptakan hanya untuk menyakiti…bejat dasar bejat-bagusnya kamu mati aja,bagusny kamu terbakar di neraka jahanam-kenapa?kenapa?apa tidak ada rasa sedikitpun di hati kamu untuk mencintai dengan tulus-apa tidak ada setitik rasa setia di jiwa kamu-kamu begitu egois,begitu munafik,begitu kejam-kamu mahkluk yg ga pantas di cintai-ga pantas!hati kamu begitu kotor-tdk ada rasa berdosa sedikitpun di hati kamu untuk sedikit menghargai rasa cinta.cinta cinta apa?tai anjink,,- diriku kembali percaya kalo cinta itu ada…tapi nonsens-semua itu cuma ada di sinetron,film,atw novel2 roman…semua itu omong kosong-apa kenyataan ini begitu sakit hingga bisa membuat aqu (Rief) kuat dan tegar seperti aku menangis-berhari-hari kurasakan rasa sakit tanpa pernah meneteskan airmata-lalu kamu hadir di hidupku bukan cuma membuat aku menangis tapi membuat aku semakin percaya kalo cinta ga ada di dunia-kamu berhasil membuat aku menangis.harga diriku terluka dengan satu senyum yg kamu berikan,martabatku terinjak-injak dengan satu candamu…aku lupa…bener2 lupa kalo kamu mahkluk yg ga bisa di cintai tepatnya ga pantas di cintai…-lalu aku terdiam dan bertanya apakah aku pantas di cinta-jawabannya tidak karena ga ada cinta di dunia ini yg ada cuma nafsu..nafsu…nafsu dan nafsu-sakit sekali-aku mau muntah-perutku sakit-dadaku lebih sakit lagi-mataku perih,tapi jika aku benar2 menikmatinya mungkin sakit itu ga akan terasa sakit lagi…seperti sakitku yang lain-mungkin sakit ini adalah pelajaran terakhir dalam hidupku…-selamat kamu berhasil membuat aku kembali menjadi manusia yg hidup tampa-perasaan…-tampa hati nurani-persetan dengan cinta…persetan dengan semua yg berbau kasih sayang….selamat tinggal semunya…selamat tinggal hatiku…..selamat tinggal cinta…
-makasih bnget buat kamu yang udah nyakitin hatiku-
Kamis, 07 Juni 2012
Ketika Takdir Berbicara
Aku slalu bermimpi mempunyai kelurga yang sempurna, layaknya seperti orang lain. Tapi takdir mengatakan lain, aku yang lemah mesti menerima semua kenyataan pahit ini sendirian. Kalian berdua yang meninggikan ego masing – masing dan saling menyalahkan yang pada akhirnya aku yang tak tahu apa-apa mesti jadi korban dari indahnya cinta yang kalian berdua perbuat.
"aku tak tahu mesti menyalahkan siapa..?? di antara kalian berdua" Yang pasti akibat apa yang kalian putuskan untuk berpisah, aku merasa sakit hingga waktu tak bisa menjawab. kapan rasa sakit ini akan terobati. Aku sejak kecil tak pernah merasakan kasih sayang yang sempurna dari kalian, aku hanya bisa diam dan menangis melihat keadaanku. karena tak tahu apa rasanya kasih sayang keluarga dan apa artinya keluarga.
Sejak kecil aku hanya bisa menerima didikan dari orang lain. Asrama menjadi tempat tinggal aku hingga aku dewasa pun aku di paksa untuk tetap tinggal di asrama, karna orang yang melahirkanku terdesak oleh ekonomi yang tak mampu untuk hidup bersama, begitu juga dengan orang yang bijaksana. Dengan kebijakannya lebih memilih hidup aku di buang ke pondok asrama, karna dengan aku di buang ke asrama tak ada lagi halangan untuk mendapatkan kebahagian yang sempurna dengan pendamping yang baru.
Kepribadian aku jadi tak jelas dan tak menentu, karena didikan asrama yang mengekang untuk hidup bebas menjadikan aku hanya seorang yang pendiam, dan tak pintar bergaul. Teman pun hanya memiliki beberapa, itu pun hanya segelintir yang menjadi teman sejati atau sahabat. Kebanyakan dari mereka tak suka dengan sikapku ini.
Aku merasa seakan – akan hidup di dunia ini sendiri, tak ada yang memperhatikan aku. Tak tahu apa yang harus aku lakukan, arah tujuan hidupku tak terarah. aku habiskan waktu demi waktuku untuk meratapi takdir ini. Takdir yang tak bisa dihindari. Dan kita hanya bisa pasrah ketika takdir yang berbicara.
Langganan:
Postingan (Atom)


